Banyak Sekali Efek Dari Gigi Kelinci dan Mengenal Penyebab Gigi Kelinci

Siapa yang tidak tahu bentuk hewan kelinci? Yaa memang hewan kelinci itu tubuhnya yang berbulu lebat dengan gigi besarnya menjadi hewan ini sungguh menggemaskan.

Walaupun gigi besar kelinci membuatnya semua orang senang dengan hewan ini makin tampak lucu dan menggemaskan, sebaliknya kelainan gigi kelinci yang dialami seseorang bisa saja menggangu aktiftasnya sehari-hari, dan tentunya mempengaruhi penampilan mereka yang mengalami.

Gigi kelinci merupakan salah satu bentuk kelainan organ mulut ketika seseorang memiliki gigi atas bagian depan yang lebih besar di bandingkan gig depan lainya dan gigi yang menonjol, sehingga membuatnya tampak seperti gigi kelinci.

Kondisi ini yang umum dikenal banyak orang dengan sebutan gigi kelinci.

Lalu, apa sih yang bisa menjadi penyebab dan efek gigi kelinci muncul pada seseorang?

 gigi kelinci asli

Sumber: gigiku.id

Pada dasarnya, seseorang yang kelainan organ mulut yang menyebabkan posisi gigi atas dan bawah tidak sejajar disebut maloklusi. Lalu, maloklusi ini kemudiam terbang menjadi maloklusi kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 tergantung dengan tingkatan kadar ketidakseimbangan yang terjadi.

Kelainan gigi kelinci termasuk dalam kategori maloklusi kelas 1 karena gigi bagian atas lebih maju dan melewati batas gigi bagian bawah sejauh 2 milimeter, baik secara horizonal maupun vertical.

Tetapi dalam kondisi  ketidaksimbangan yang sangat parah, seseorang bisa saja masuk ke dalam kategori maloklusi kelas 2. Ternyata kebalikannya dari sebelumnya, maloklusi kelas 3 terjadi ketika gigi bagian bawah lebih maju dan melewati batas gigi bagian atas.

Ini Penyebab Gigi Kelinci

gigi kelinci dan penyebabnya

Sumber: gigiku.id

Beberapa factor yang dapat menyebabkan seseorang dapat terkenal kelainan gigi kelinci. Tetapi, sebagian besar, factor terserbut terjadi karena 2 hal utama yaitu genetic dan kebiasaan buruk yang terjadi tercipta ketika masih kecil.

  • Kebiasaan mengemut ibu jari ketika masih kecil mendorong gigi bagian depan menjadi tumbuh ke depan dan menjadi penyebabnya gigi kelinci.
  • Kebiasaan ‘mengecap’ atau lidah yang mendorong gigi ke depan ketika mengunyah makanan memicu pertumbuhan gigi menjadi ke depan seperti gigi kelinci.
  • Sama dengan halnya mengemut ibu jari, kebiasaan ‘mengempeng’ hingga usia lebih dari 3 tahun juga dapat membentuk seseorang memiliki gigi kelinci. Tidak hanya karena dot anak saja, tetapi anak yang masih sering minum menggunakan botol susu juga merangsang pertumbuhan gigi depan menjadi lebih maju.
  • Kondisi kelainan pertumbuhan pada gigi bagian depan. Karena gigi yang terus memaksa untuk tumbuh, akhirnya membuat ukuran gigi depan tumbuh lebih besar dibandingkan gigi lainnya.
  • Kelainan struktur tulang rahang pada tengkorak yang membuat rahang atas lebih maju dibandingkan rahang bawah karena posisi gigi rahang yang tidak tepa tantara geraham atas dan bawah.
  • Dari penyebab gigi kelinci lainnya juga bias terjadi akibat kelainan tubuh lainnya yang lebih serius, misalnya karena adanya pertumbuhan tumor di bagian mulut maupun rahang.

Efek Gigi Kelinci

keuntungan punya gigi kelinci

Sumber: gigiku.id

Ketika seseorang yang mengalami kelainan gigi kelinci dan jenis maloklusi lainnya, tidak jarang dapat menggunakan aktifitas harinny, termasuk mempengaruhi kemampuannya berucap dan berkata-kata. Selain yang di jelaskan di atas ternyata ada beberapa efek gigi kelinci di antaranya:

  • Penurunan kemampuan mengunyah makananKarena posisi gigi yang tidak sama antara rahang atas dan bawah, ini membuat kemampuan gigi dalam mengunyah dan mengoyak makanan menjadi tidak maksimal sekali. Akibatnya, Anda menjadi kesulitan mengunyah makanan dengan tekstur seperti daging.
  • Kesulitan berbicaraSeperti yang sudah disebutkan sebelumnnya, seseorang yang memiliki posisi gigi atas dan bawah yang tidak setara memiliki kesulitan untuk mengucapkan huruf-huruf tertentu saja. Seperti: ‘M’, ‘B’, ‘F’, ‘P’, ‘S’, ‘V’, ‘SH’, dan ‘TH’.
  • Mempengaruhi Proses sirkulasi dalam bernafasTernyata efek pada gigi kelinci yang satu ini dapat terjadi pada Anda yang memiliki ukuran rahang yang kecil dengan kelainan maloklusi tingkat kronis yang menyebabkan gigi Anda menjadi numpuk.

    Hal tersebut membuat pertukaran sirkulasi udara jadi terbatas yang berimbas ketika kondisi tidur, seperti orang yang sering mengorok dan penyakit apnea atau gangguan bernafas yang berhenti ketika sedang tidur.

Ya mungkin itulah beberapa fakta seputar penyebab dan efek gigi kelinci yang penting Anda sekarang sudah memahami. Selain gigi kelinci, ternyata kelainan maloklusi lainnya yang umum ditemui adalah penumpukan di bagian gigi taring, yang umumnya disebut gigi ‘ginngsul’

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Comment