Pengertian Kebudayaan

Pengertian kebudayaan – Setiap manusia memiliki tempat tinggal dan memiliki kebudayaan atau adat istiadat. Budaya itu juga berfungsi sebagai identitas dari seseorang dan mempunyai ciri khas. Maka dari itu, keberadaan daerah amatlah penting sekali.

Kalian tidak perlu heran di setiap kelompok atau golongan masyarakat tentunya memiliki budaya yang berbeda-beda istiadat. Budaya itu sudah bersifat turun temurun, pada waktu generasi ke generasi seterusnya yang diwariskan.

Terus lah menggali wawasan pada pengertian kebudayaan dengan cara membaca artikel ini, ingin tahu lebih jelas yahhhh!? Artikel ini sangat lengkap dan mudah difahami untuk mempermudah belajar kamu.

Pengertian Kebudayaan

Pengertian Kebudayaan, Indonesia bersatu, anak Indonesia, adat dan istiadat tradisional, baju daerah

Sumber: Ibnudin.com

Merupakan istilah kebudayaan yang berasal dari kata dasar budaya yang sehingga memiliki keterkaitan makna. Kebudayaan sendiri merupakan hasil dari budaya yaitu hasil kegiatan dan peciptaan batin (akal sehat) seseorang seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadatnya.

Kebudayaan menonjol menunjuk kepada aspek kehidupan meliputi cara-cara yang berlaku, sikap-sikap, kepercayaan-kepercayaan dan juga hasil dari kegiatan manusia khas untuk suatu masyarakat atau perkelompokan penduduk tertentu.

Baca juga: Pengertian Seni Rupa

Pengertian Kebudayaan Secara Umum

Pengertian Kebudayaan Secara Umum, Monas, monumen monas, ibu kota jakarta, gambar monas

Sumber: Department of Jobs, Tourism, Science and Innovation

Banyak pengertian tentang kebudayaan dan umumnya, pertama saya ingin menjelaskan pengertian kebudayaan secara umum. Secara umum pengertian tentang kebudayaan dapat beraneka macam, Tetapi berakhir pada intinya yang hanya sati yaitu cara hidup dimiliki bersama oleh kelompok pada masyarakat.

Memang tidak ada aturannya dalam tertulis, tetapi budaya dapat bersifat memaksa sekaligus memberikan pedoman untuk berperilaku supaya kehidupan seseorang lebih bermanfaat, bersahaja dan bermartabat.

Kebudayaan sendiri merupakan hasil dari karya se pencipta, rasa dan karsa manusia. Pada kebudayaan lingkuplah mencangkup banyak aspek kehidupan seperti hukum, keyakinan pada diri, kebiasaan atau adat, seni, susilo, moral dan juga keahlian.

Kehadiran itu mampu mempengaruhi sepengetahuan seseorang, gagasan dan ide meskipun budaya yang berwujud abstrak.

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli, orang sukses, membicarkan kebudayaan, meeting

Sumber: ujiansma.com

Menjelaskan lebih spesifik mengenai kebudayaan yang temukan oleh para ahli. Mungkin pembahasan ini kamu mendapatkan lebih memahami dalam arti dari kebudayaan dengan lebih mudah.

1. Soelaeman Soenardi dan Selo Soemardjan

Memiliki ada dua pakar dalam pengertian ini yang merupakan semua hasil karya, ciptaan dan rasa dari seseorang masyarakat. Sebuah karya-karya tersebut mampu menghasilkan teknologi serta kebudayaan berwujud benda dan jamaniah yang diperlukan oleh masyarakat.

2. Koentjaraningrat

Dikatakan oleh beliau, kebudayaan ini merupakan keseluruhan perilaku dari manusia dan hasil yang diperoleh melalui proses belajar dan segalanya tersusun dengan rapih dalam kehidupan masyarakat.

3. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara berkata bahwa kebudayaan yang didefinisikan sebagai buah budi seorang manusia, yang merupakan hasil-hasil dari dua pengaruh besar yaitu alam dan kodrat masyarakat. Salah satunya sifat dari seseorang akan tertib dan damai akan terlahir dari sini.

Supaya bukti kejayaan kehidupan manusia untuk dapat mengatasi kesulitan didalam hidup agar keselamatan dan kebahagiannya bisa tercapai.

4. Dr. Mohammad Hatta

Kalau pengertian dari beliau, pengertian dari kebudayaan itu yang diciptakan hidup dari suatu bangsa.

5. Parsudi Suparlan

Spesifik mengenai kebudayaan yaitu semua pengetahuan manusia yang merupakan makhluk sosial yang dipakai untuk memahami dan sebagai interpretasi dari lingkungan hidupnya dan pengalamannya. Kebanyakan orang, dalam kebudayaan juga dipakai untuk andasan.

Fungsi Kebudayaan

Fungsi Kebudayaan, bersatu Indonesia, menjaga nkri

Sumber: news.unika.ac.id

Pada umumnya, kebudayaan ini berfungsi sebagai mengatur masyarakatnya, tentang bagaimana harus bertindak dengan baik dan menentukan sikap saat dihadapkan pada suatu, sehingga kehidupan bagaikan masyarakat menjadi lebih selaras. fungsi sebagai berikut:

1. Pedoman Hubungan Manusia atau Kelompok

Sebuah keluarga dalam manusia atau kelompok tentu dapat berjalan dengan satu arah dan satu tujuan karena mempunyai kebudayaan dan istiadat yang sama. Salah satu contohnya masyarakat di Yogyakarta yang mempunyai kebudayaan Grebeg Maulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Semua masyarakat di Jogya sepakat pada budaya yang sudah ada sejak dahulu, satu tujuan yang jelas, dan dianggap sebagai salah satu pemersatu bangsa.

2. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Kebudayaan itu bukan hanya tentang ada istiadat saja, tapi juga pola pada perilaku seseorang. Termasuk dalam bagian masyarakat yang dapat bertahan hidung dengan memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu contohnya seperti berkebun untuk masyarakat pegunungan dan pedesaan.

Kalau masyarakat mengdekati lautan bisa pencari ikan di daerah pesisir pantai. Kedua contoh itu salah satu bertahan hidup dengan cara kebudayaan dan tata cara maennya sendiri yang berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan hidupnya.

3. Mendorong Perubahan Masyarakat

Kebudayaan bisa dimanfaatkan dengan merubah masyarakat. Dengan cara berlaku untuk kebudayaan baru yang mulai  masuk pada ranah masyarakat tentunya.

Contoh pada kebudayaan ini sebagai nyata yaitu Budaya Korea yang masuk ke Indonesia, memiliki sedikit banyak perubahan pada pola perilaku sebagai masyarakat yang menyukai kebudaannya tersendiri. Nah itu diwujudkan dalam gaya sehari-hari, tutur bahasa atau percakapan, maupun kesenian.

Contoh Kebudayaan di Indonesia

Contoh Kebudayaan di Indonesia, Indonesia memiliki kebudayaan, Indonesia bersatu

Sumber: himmaba

Kalian bangga lah hidup dan besar di Negeri Indonesia, karena dikenal sebagai negara yang mempunyai beraneka ragam kebudayaan yang hidup berdampingan dengan tentram selama waktu yang terus berjalan. Tidak heran kalau orang luar negeri yang tertarik dan ingin mempelajari kebudayaan Indonesia.

Baca juga: Pengertian Seni Musik

Contoh kebudayaan di Indonesia yang masih bertahan sampai zaman ini, sebagai berikut:

1. Tradisi Bakar Batu

Tradisi Bakar Batu, tradisi warga negara timur

Sumber: Voice Of Indonesia.com

Pertama ada contoh di Indonesia yang merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Timur Indonesia. Dengan tradisinya sudah berlaku, mereka akan membakar batu sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan atas berkahnya dan hasil bumi yang bertambah melimpah.

Ternyata bukan itu saja, bakar batu menjadi salah satu simbol perdamaian atau gencatan pada senjata. Karena pada zaman dahulu antara suku di daerah Timur di Indonesia sering kali terlibat peperangan.

2. Yamko Rambe Yamko

Yamko Rambe Yamko, papua keren, hitamnya orang papua

Sumber: Kumpulan Lagu Daerah

Mungkin dari ribuan manusia di Indonesia sudah mengenal dan hafal bahwa lagu Yamko Rambe Yamko yaitu sebuah nyanyian dari masyarakat Papua. Bukan hanya sebatas lagu saja, kalian harus tau tentang lagu ini bahwa syair tentang kesedihan karena peperangan.

Syair atau lagu ini lahir pada zaman dahulu kala sejak masa penjajahan. Tetapi sampai sekarang masih sering dipakai oleh masyarakat Papua dalam upacara peringatan.

3. Ngaben

Ngaben, tradisi bali, upacara orang kematian,

Sumber: Liputan Plus

Bali juga memiliki salah satu tradisi masyarakat yaitu ngaben dalam arti memperlakukan orang yang sudah wafat. Masyarakat di Bali sudah percaya sekali bahwa api akan mensucikan seseorang yang telah meninggal.

Tradisi ini dibuat dalam upacara tertentu yang kemudian dibakar sampai  menjadi abu yang gosong. Setelah itu abu akan dikumpulkan dalam sebuah wadah yang nantinya akan dilarutkan ke laut.

4. Wiwitan

Wiwitan, tradisi orang jawa

Sumber: Trubus Travel – Trubus.id

Wiwitan adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa yang bermata pencaharian sebagai petani untuk mensyukuri hasil panen kebun itu. Salah satu tradisi ini dilakukan hanya dengan menyembelih ayam kampung, menyajikannya dengan nasi uduk dan diberikan kepada tetangga.

Selain itu, para petani di Jawa yang sudah bersangkutan membuat sesaji tentunya akan diletakkan di ladang dan dekat hasil panen mereka.

5. Tanam Sasi

Upacara taman sasi, adat suku papua, memperingati meninggalnya di daerah papua

Sumber: Keindahan Alam Papua

Tradisi ini merupakan bagian dari upacara kematian di kabupaten Merauke. Contoh dari tradisi ini yaitu sasi adalah kayu yang ditanam untuk memperingati 40 hari kematian seseorang. Setelah menginjak hari ke 1000 sasi itu akan dicabut kembali.

Wujud Kebudayaan

Sistem Budaya,  Wujud Kebudayaan,  Sistem Sosial,  Kebudayaan Fisik

Sumber: akuaku.org

Menurut salah satu para ahli yaitu Koentjaraningrat, wujud kebudayaan akan terbagi menjadi beberapa hal, yaitu:

1. Nilai Budaya

Nilai dalam kebudayaan sudah dipelajari oleh masyarakat sejak kecil, sulit untuk digoyahkan dan bisa menghasilkan gagasan di bebrapa hari mendatang. Mudah berupa buah pikiran, tingkah lakunya, maupun benda-benda tertentunya.

2. Sistem Budaya,

Memiliki sifat yang abstrak, dalam perwujudannya berpola dan berdasarkan sistem tertentunya saja.

3. Sistem Sosial

Kebudayaan ini dalam sistem sosial yang bersifat konkret dan dapat diabadikan. Sistem satu ini menggambarkan tingkah lakunya ke manusia yang terus berjalan dengan pola tertentu atau aturan tertentu.

4. Kebudayaan Fisik

Ke empat ada wujud yang memiliki arti dari bentuk dan bisa dilihat. contohnya saja hasil budaya seperti baju adat, candi, gamelan dan benda-benda sejarah lainnya.

Baca juga: Pengertian Seni Lukis

Unsur Kebudayaan

Sumber: Jempolkuda.com

Kebudayaan secara universal atau keseluruhan yang memiliki unsur-unsur tersendirinya, tetapi menurut seorang ahli yaitu C.Kluckhohn dapat diuraikan sebagai berikut ini, yaitu:

1. Unsur Kebudayaan Menurut Bahasa

Dari bahasa merupakan cara ucap dari seseorang manusia. Salah satu pengucapan yang elok dan merupakan salah satu elemen yang sudah menjadi tradisi disetiap daerahnya. Dari beberapa orang yang sudah turun temurun  sehingga antar manusia  di suatu daerah atau bangsa dapat melakukan komunikasi dengan berbeda logot.

Dari bahasa tersendiri sudah menjadi mengadaptasi dengan tradisi daerahnya. Bahasa ini terlihat akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu bahasa ucapan dan bahasa tulisan.

Pada contohnya di Indonesia itu terdiri dari banyaknya pulau, suku, adat dan kelompok etnis. Ada daerah Jawa, Dayak, Bugis, Batak dan lain-lain. Disetiap daerah memiliki masing-masing mempunyai bahasa sendiri dan berbeda dari bahasa yang lain.

2. Sistem Kepercayaan

Unsur yang memiliki sistem kepercayaan sangatlah penting sekali, karena merupakan salah satu yang dijadikan pegangan oleh manusia dalam menjalani kehidupannya. Bukan itu saja, kepercayaan juga akan menghubungkan manusia dengan peciptanya.

Membuat orang pada kepercayaan dengan hal-hal yang terlihat mustahil bisa diterima akal sebagai wujud keajaiban dan anugrah dari Tuhan.

Salah satu contonya di daerah Aceh yang notabene masyarakatnya mayoritas itu muslim, iya pun menjalani kehidupan sebagai seorang yang beraga islam. Dengan sholat lima waktu dimasjid, berpuasa menahan lapar, haus dan amarah pada bulan Ramadhan dan setiap hari berdo’a mengharapkan semua cita-cita terkabulkan.

3. Ilmu Pengetahuan

Pengetahuan pada seseorang sangat dibutuhkan dalam kebudayaan hanya untuk memenuhi rasa ingin tahu manusia terhadap pada suatu hal. Ilmu itu tersendiri memiliki macam-macam dan memiliki peran yang berbeda di setiap bidangnya.

Dengan adanya suatu ilmu pengetahuan tentang kehidupan kebudayaan pada manusia bisa terbantu dan lebih maju dari waktu ke waktu yang akan datang. Tidak bakal pasti, kehidupan tidak akan berlangsung sampai seperti hari ini.

4. Sistem Teknologi

Manusia dibantu dengan hadirnya sistem teknologi ini menjadi peralatan dan perlengkapan manusia dalam menjalani hidupnya. Seorang ahli yaitu Koentjaraningrat membagi beberapa macam teknologi yang menjadi salah satu alat produksi, wadah, senjata, minuman, makanan, pakaian, rumah maupun transportasi.

Zaman dahulu itu memiliki teknologi yang bersifat sederhana, nah dizaman sekarang teknologi sudah mulai berkembang walaupun sedikit-sedikit. Contoh perkembangannya yaitu dahulu memotong pohon mengunakan kampang dengan sekarang  sudah menggunakan mesin potong yang sudah bekerja otomatis.

Contoh kedua dahulu rumah berbentuk gubug saja hanya bisa berteduh, dan kini rumah telah berkembang menjadi gedung dan hotel.

5. Sistem Ekonomi / Mata Pencaharian

Sistem satu ini dengan kebudayaan Indonesia secara garis besar terdiri dari berburunya dan meramu, bercocok tanam, beternak, menangkap ikan dan sistem irigasi lainnya atau pangairan. Sistem ini berkembang lagi contohnya adalah dari bercocok tanaman atu bertani, berlanjut kepada sistem perdagangan dan bisnis.

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang MERDEKA”

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Comment