Pengertian Seni Kriya

Pengertian seni kriya – Hahaha, sedang mencari tugas apa pengertian seni kriya yah? Kalian tahu atau tidak sih dengan seni kriya itu ? Dari tangan kita menggunakan cara kriya bisa membentuk apa yah?

Seni kriya ini ternyata sudah ada sejak pra sejarah dengan ditemukannya dengan sebutan pahatan atau ukiran pada batu, dinding gua di zaman batu.

Dari pada penasaran tentang seni kriya, langsung saja kita memperjelas satu demi satu, cekidoott.

Pengertian Seni Kriya

Pengertian seni kriya, karya seni kriya, seni kriya

Sumber: canva.com

Seni kriya yaitu adalah suatu cabang seni rupa yang menghasilkan benda kerajinan bisa juga disebut craft yang memiliki nilai dalam bidang seni.

Seni kriya dihasilkan dari ketrampilan tangan manusia dengan memperhatikan aspek fungsional dan nilai estetika, bisa juga disebut dengan (craftsmanship) artinya keahlian, ketrampilan dari tangan untuk membuat kerajinan.

Arti dari kata kriya diambil dari kata dasar bahasa sanskerta “krya” dalam artinya mengerjakan. Waktu demi waktu kata tersebutlah berkembang menjadi kata : karya, kriya dan kerja. Pengertian dalam kamus bahasa Indonesia, “kriya” ini artinya pekerjaan (kerajinan tangan).

Etss, tidak itu saja. Dalam bahasa Inggris, “kriya” disebut dengan craft yang artinya : energi, kekuatan, atau pengertian lain yaitu suatu ketrampilan mengerjakan atau membuat sesuatu yang terkait dengan craftsworker (pengrajin).

Pengertian Seni Kriya Menurut Para Ahli

Pengertian seni kriya para ahli, karya seni kriya, seni kriya

Sumber: canva.com

Mungkin pengertian diatas sudah benar-benar jelas mengenai seni kriya, pada umumnya. Nahh, sekarang kita akan membahas pengertian kriya menurut para ahli. Memang para ahli tidak satu dua orang saja, berbeda-beda pendapat tetapi intinya cuman satu.

Apa saja sih, makin kepo yah. Sekilas berikut ini yaitu:

I Made Bandem

Menurut ahli I Made Bandem iya mengatakan pengertian seni kriya berasal dari kata-kata “kriya’ dalam bahasa Indonesia yang artinya pekerjaan (ketrampilan tangan).

Seodarso Sp (2000)

Sedangkan menurut ahli Seodarso Sp berpendapat beliau bahwa seni kriya yaitu perkataan kriya memang belum lama dipakai dalam bahasa Indonesia.

Perkataan kriya ini berasal dari bahasa Sansekerta yang dalam kamus Wojowasito yang artinya perbuatan, pekerjaan sedangkan dari kamus Winter diartikan sebagai ‘demel’ atau membuat.

Timbul Haryono

Menurut ahli Timbul Haryono yaitu seni kriya adalah cabang seni yang menekankan pada ketrampilan tangan yang tinggi dalam proses cara membuatnya. Bisa dikatakan kriya yaitu mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai tinggi dalam seni.

Gustami

Sedangkan menurut ahli Gustiami karya seni kryia adalah seni yang unik dan punya karakteristik di dalamnya terkandung muatan-muatan nilai estetika, simbolik, filosofis dan sekaligus fungsional.

Dikarenakan dalam perwujudan didukung craftmenship yang tinggi, karena akibatnya kehadiran seni kriya termasuk dalam kelompok seni-seni adiluhung (Gustami, 1992:71).

Sejarah Seni Kriya

sejarah kriya, pengertian seni kriya, sejarah

Sumber: canva.com

Waktu terus berjalan hingga zaman mulai berkembang, sama saja dengan perkembangannya di Indonesia, seni kriya dibagi menjadi 3 kelompok. Berikut adalah penjelasan sejarah seni kriya:

  1. Seni kriya tradisional klasik (terjadi pada zaman Hindu-Budha)
  2. Seni kriya tradisional rakyat (seni kriya yang berasal dari daerah-daerah)
  3. Seni kriya Indonesia baru (pada masa kolonial)

Diatas ada tiga fase perkembangan seni kriya yang ada di Nusantara. Dari pada penasaran belum tahu lebih jelasnya, kita bisa mengenai dari ciri-ciri seni kriya yang ada pada zaman tersebut. Masih penasaran yahh, langsung saja kebawah untuk lebih lanjut.

Seni Kriya Tradisional Klasik

Di zaman sekarang kaidah seni sudah di bakukan dalam sebuah pedoman seni oleh seseorang seniman atau empu pada zaman dahulu kala.

Kualitas dari seni yang bersifat estetika maupun teknik selalu di dasari dengan pemikiran falsafah hidup serta pandangan Agama Islam, Hindu dan Budha.

Disaman sekarang ada beberapa contoh seni kriya pada zaman ini adalah wayang kulit, pandai perak dan emas, ukiran kayu, keris, kerajinan topeng dan lain seni sebagainya.

Seni Kriya Tradisional Rakyat

Selanjutnya ada sejarah tentang salah satu ciri dari kebudayaan etnik yang menghasilkan corak kesenian tradisional adalah mengikuti watak serta adab kehidupan dalam masyarakat.

Jenis satu ini cara pembuatan dari sebuah karya seni kriya tradisional ditentukan dari bahan serta alat yang tersedia di lingkungan sekitar tempat tinggal masyarakatnya.

Seni Kriya Indonesia Baru

Terakhir ada karya seni pada zaman kolonial pendidikan lebih menekankan pada nilai-nilai yang rasional serta kehidupan jasmaniah.

Tanpa disadari tingkat kesadaran nilai luhur terhadap nilai-nilai tradisional seni kriya menjadi sangat lemah, baik itu seni kriya klasik atau seni kriya rakyat yang berasal dari daerah-daerah.

Ada beberapa seni kriya baru dapat di kombinasikan dengan seni tradisi serta menggunakan bahan-bahan industri. Karena ada komersialisasi yang melanda para seniman sehingga mereka tidak dapat mewariskan keahlian yang mereka miliki.

Fungsi Seni Kriya

fungsi seni kriya, pengertian seni kriya, lampu tidur

Sumber: canva.com

Setiap seni pastinya memiliki fungsinya tersendiri, begitu juga dengan karya seni kriya yang memiliki fungsi yaitu sebagai salah satu karya seni rupa yang secara garis besar dibagi atas tiga golongan.

Apa saja sih fungsi dari seni kriya tersebut, langsung saja scrol kebawah yuk…!

Hiasan

Fungsi pertama ada hiasan atau dekorasi. Zaman sekarang sudah banyak pajangan yang menggunakan produk atau hasil karya seni kriya. Karena, jenis seni kriya ini lebih mengutamakan segi rupa dari pada segi fungsinya, oleh karena itu dari beberapa bentuk produknya juga mengalami pengembangan.

Nah sudah tahu jelaskan ? benda hiasan kriya ini lebih mengutamakan nilai keindahan yang dihasilkan. Salah satu contohnya ada hiasan dinding, karya seni ukir, patung, cinderamata dan lain sebagainya.

Benda Terapan

Fungsi kedua ada benda terapan atau bisa dikatakan siap pakai. Fungsi ini berbeda dengan yang tadi karena jenis satu ini lebih mengutamakan akan fungsinya.

Benda terapan ini biasanya berfungsi sebagai benda yang siap pakai, nyaman ketika dipakai, namun tidak menghilangkan unsur keindahan pada barangnya. Pada contohnya yaitu: senjata, keramik, furnitur, dan lain sebagainya.

Benda Mainan

Fungsi ketiga ada benda mainan. Tanpa disadari bahwa dilingkungan sekitar, kita sering jumpai hasil dari karya seni kriya yang digunakan sebagai alat permainan.

Jadi, dari bahan dasar mainan ternyata jenis kriya seperti ini memiliki bentuk yang sederhana, relatif sekali bahan yang digunakan untuk didapatkan dan dikerjakan, sedangkan harganya juga relatif murah. Pada contohnya yaitu: congklak, boneka, kipas kertas dan lain sebagainya.

Jenis Seni Kriya Berdasarkan Bahannya

Jenis-jenis karya seni rupa kriya berdasarkan bahannya akan dibagi menjadi 6 jenis. Dari keenam jenis ini disetiap satu jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Masih penasaran yahh, langsung saja kebawah untuk lebih lanjut.

Seni Kriya Batu

candi borobudur, wisata candi borobudur, candi

Sumber: canva.com

Tanpa anda sadari bahwa batu bisa menjadi salah satu karya dari seni kriya, bagi orang kreatif. Karya yang dihasilkan dari batu biasanya berbentuk patung dan arca. Biasanya batu yang besar akan diukir atau dipahat hingga menjadi patung.

Untuk anda ingin melihat hasil dari kerajinan seni rupa kriya batu bisa ditemukan di berbagai tempat di Indonesia, salah satu contohnya candi borobudur bertempat di Magelang – Jawa Tengah.

Seni Kriya Kulit

tas kulit, sendal kulit, kerajinan kulit

Sumber: canva.com

Mungkin sudah tidak asing jikalau kulit menjadi bahan untuk seni kriya. Ada banyak kulit-kulit hewan yang bisa dijadikan karya seni seperti kulit sapi, kulit kambing dan kulit hewan buas bisa dijadikan kerajinan seni kriya.

Zaman sekarang banyak orang berkarya menggunakan kulit, namun penggunaan kulit hewan sebagai seni dibatasi karena dikhwatirkan akan merusak populasi hewan khususnya hewan liar yang dilindungi.

Seni Kriya Kayu

kerajinan kayu, candi dari kayu, kayu barang berhaga

Sumber: canva.com

Begitu juga dengan bahan dasar kayu yang sering di jadikan seni kriya. Sudah banyak hasil dari seni kriya yang menggunakan kayu, karena dari bahan yang bagus untuk dijadikan seni.

Salah satu contohnya ada kursi kayu, meja kayu, furniture dan lain sebagainya ukiran kayu.

Seni Kriya Tekstil

pengertian seni kriya, kain mahal, kain murah

Sumber: canva.com

Kalian ada yang tahu apa itu tekstil? ya tekstil itu adalah bahan kain. Jadi selain dari bahan yang keras bisa juga menggunakan bahan yang berbentuk kain untuk membuat suatu karya seni kriya.

Di Indonesia memiliki nusantara lumayan kaya akan seni rupa kriya yang terbuat dari bahan tekstil. Inilah ada beberapa contoh seni rupa kriya yang terbuat dari bahan dasar tekstil yaitu baju adat, kain batik, dan kain tenunan.

Seni Kriya Logam

kerajinan dari logam, pengertian seni kriya

Sumber: canva.com

Naah, logam juga bisa dibentuk untuk membuat salah satu karya dari seni kriya. Biasanya seni seperti ini digunakan untuk membuat patung bahan dasarnya logam. Terbilang cukup banyak jenis hiasan yang bisa terbuat dari logam.

Tidak itu saja, bahkan tidak jarang seni kriya ini dari logam dijual dengan harga cukup tinggi, seperti seni kriya yang terbuat dari logam emas. Wow menarik bukan?.

Seni Kriya Keramik

Kerajinan dari tanah liat, guci tanah liat, kerajinan seni kriya

Sumber: canva.com

Bahan yang terakhir yaitu ada keramik untuk membuat karya seni kriya, dimana bahan ini dengan cara dibentuk dan dibakar. Seorang seniman yang memiliki hatinya untuk membentuk suatu karya seni yang ia inginkan.

Mungkin anda masih bingung mengenai hasil karya yang menggunakan bahan keramik. Ada beberapa contoh seni jenis kriya keramik yang bisa anda temui seperti teko keramik, gelas keramik, guci dan beberapa hiasan keramik lainnya.

Jenis Seni Kriya Berdasarkan Teknik Membuatnya

Setelah sudah menjelaskan bahan-bahan yang digunakan untuk seni kriya dan sekarang kita akan membahas teknik membuatnya. Untuk anda yang ingin membuatnya bisa melakukan cara ini hanya ada 5 cara membuat seni rupa kriya.

Kriya Pahat / Ukir

cara mengukir, piala presiden, seni kriya

Sumber: canva.com

Cara pertama ada pahat atau sering dikatakan ukiran dalam jenis, bahan dan teknik dalam seni pahat sangatlah beragam, mulai dari jenis patung, ukiran dan aneka kerajinan lainnya.

Tidak hanya menggunakan bahan dari kayu saja, seni pahat juga bisa menggunakan aneka logam, batu, serta tulang ataupun kulit pada hewan sebagai bahan dasarnya.

Salah satu di daerah Indonesia yang merupakan penghasilan seni pahat terbanyak berupa patung yaitu Bali. Salah satu hasil seni kriya yang menggunakan teknik pahat dari Bali yaitu patung arca dengan bahan baku batu andesit.

Ternyata, bukan ukiran patung saja di daerah Bali, ukiran berbagai macam barang kerajinan lainnya bisa ditemukan di daerah bali.

Kriya Batik

cara membuat batik, batik indonesia, seni kriya

Sumber: canva.com

Cara kedua ada batik, dimana proses pembuatan kain batik bisa dilakukan dengan berbagai macam teknik dengan cara teknik cap, tulis dan teknik lukis. Di Indonesia paling terkenal dengan suatu karya batik yaitu dengan teknik batik tulis.

Proses pembuatan batik paling banyak di pulau Jawa, tanpa disadari batik juga terdapat di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Bali. Biasanya disetiap daerah memiliki corak pada kain batik yang beraneka ragam.

Corak pada batik di pulau Jawa pada umumnya bergaya naturalis dengan sentuhan warna yang beragam.

Kriya Tenun

cara membuat kain tenun, kain khas indonesia, kain daerah

Sumber: canva.com

Selanjutnya jenis kriya tenun, yang mana di Indonesia merupakan salah satu negara penghasilan kain tenun terbesar di dunia. Mengapa bisa dikatakan penghasilan didunia karena dalam hal keragaman corak hiasannya.

Dari kain tenun sendiri ada dua jenis yaitu tenun ikat dan songket. Mengapa bisa berbeda dalam dua macam tenun ini, karena ada pada teknik pembuatan dan juga bahan yang digunakan.

Di Indonesia ada suatu daerah yang terkenal dengan penghasilan kain tenun ikat, diantaranya Sulawesi, Sulawesi Tengah, Aceh, Sumatra Utara, Bali, Toraja (Sulawesi Selatan), Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Flores, NTT dan daerah Maluku.

Bukan kain tenun saja yang terkenal di Indonesia, ternyata penghasil songket juga terkenal di Indonesia yaitu Aceh, Riau, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kalimantan, Sulawesi, Lombok, Palembang, Bali, Nusa Tenggara dan daerah Maluku

Kriya Anyaman

cara membuat anyaman, cara mudah membuat, anyaman

Sumber: canva.com

Cara keempat ada teknik anyaman yang mana ada di Indonesia sangatlah beragam, baik dari jenis, bahan atau bentuk pada anyaman. Bahan untuk membuat sebuah anyaman yaitu terbuat dari batang rotan, kulit bambu dan daun pandan.

Ternyata bukan bahan yang diatas saja ketika ingin membuat rotan, dengan bahan yang ini juga bisa dibuat yaitu enceng gondok, pelepah pisang dan serat kayu.

Untuk anyaman bagus kalian bisa menggunakan teknik satu ini yaitu memanfaatkan teknik jalur pakan (Horizontal), jalur pakan lungsi (vertikal) dan jalur pakan gulungan (diagonal)

Kriya Bordir

cara mudah bordir, hasil bordir, kupu-kupu

Sumber: canva.com

Cara terakhir yaitu menggunakan teknik bordir dimana sebuah kerajinan rakyat yang membutuhkan ketelatenan atau ketekunan dalam pekerjaan satu ini. Waktu yang terus berkembang sama juga dengan kerajinan satu ini, sudah berkembang di berbagai daerah dengan motif-motif cantik dan rancangan khas daerahnya.

Hanya seni yang membangkitkan perasaan seseorang.

-Merry Noviana

Kekayaan di Indonesia banyak sekali, salah satu contohnya kekayaan dalam bidang seni. Oleh karena itu, marilah kita jaga kekayaan alam dan warisan budaya yang telah diwariskan kepada kita ini agar tidak di klaim oleh orang lain.

Pernah terjadi dimasa lalu, biarkan lah itu masa lalu, jangan seperti yang sudah pernah terjadi dan jangan sampai terulang lagi. Selamat membaca dan mengerjakan PR kalian, semoga apa kita pelajari bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Comment